Home / Sumatra Utara

Jumat, 15 Maret 2024 - 16:27 WIB

Pj Gubsu Pastikan Pemprov Komitmen Jaga Stabilitas dan Ketahanan Pangan di Sumut

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin  mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah di GDT Hutalombang, Padanglawas, Jumat (15/3)

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah di GDT Hutalombang, Padanglawas, Jumat (15/3)

KABARBUEN.com, PADANGLAWAS – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin memastikan pihaknya berkomitmen kuat untuk tetap menjaga ketahan pangan di Sumut. Terutama menjelang hari-hari besar dan juga kondisi-kondisi tertentu.

Saat ini harga bahan pangan terutama beras cukup fluktuatif di Sumut. Berdasarkan data Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Mineral per 4 Maret 2024, rata-rata harga beras di Sumut Rp14.204 /Kg.

“Kita terus pantau harga-harga pangan seperti beras, cabai, daging, telur dan lainnya, apalagi saat ini bulan Ramadann memang harga pangan dunia agak fluktuatif, tetapi kita berkomitmen untuk jaga stabilitas dan ketersediannya,” kata Hassanudin, usai mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah di GDT Hutalombang, Padanglawas, Jumat (15/3/2024).

READ  Sumut Prioritaskan Empat Aspek Pembangunan

Menurut Hassanudin, salah satu penyebab fluktuatifnya harga bahan pangan di Sumut, terkait  distribusi. Ditambah memang meningkatnya harga pangan secara global karena perubahan cuaca.

“Akan ada tekanan dari Januari hingga April, seperti kata Bapak Presiden harga bahan global sedang naik, ditambah saat ini sedang Ramadan dan kita akan berupaya menekan kenaikan dengan memangkas rantai distribusinya, ” kata Hassanudin.

Menurut Presiden RI Joko Widodo, program bantuan pangan ini salah satu langkah pemerintah mejaga stabilitas pangan. Program ini akan berlanjut hingga bulan Juni 2024.

“Udah dimulai Januari, dapat 10 Kg, Februari 10 Kg, Maret 10 Kg dan dilanjutkan April dapat lagi, Mei dapet lagi Juni dapet lagi, nanti kalau kita lihat APBN ada ruang akan kita lanjutkan,” kata Joko Widodo.

READ  Agustus 2024, Pertama Kalinya Inflasi Sumut Terendah  2,06% di Bawah Nasional 2,13%

Menurut Presiden RI Joko Widodo, perubahan iklim menjadi salah satu penyebab meningkatnya harga beras dunia. Bantuan ini diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat.

“Beras ini diberikan kepada bapak ibu karena harga beras sedang naik, bukan hanya di lndonesia tetapi seluruh dunia, karena ada perubahan iklim, ada yang panen gagal, hujan terlalu deras, kering terlalu panjang, banyak negara yang sama dengan kita yang gagal panen,” kata Joko Widodo.

Turut mendampingi Joko Widodo pada penyaluran bantuan pangan beras ini Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo. Hadir juga Pj  Bupati Padanglawas Edy Junaedi, serta jajaran OPD Pemprov Sumut. (*/adt)

 

Baca Juga

Sumatra Utara

Pj Ketua PKK Sumut Tyas Fatoni Kunjungi Dua Prosyandu di Langkat

Sumatra Utara

Unimed Gelar Sosialisasi UTBK SNBT 2024

Sumatra Utara

Pemprov Sumut Serahkan Penghargaan Lingkungan Hidup Kepada 227 Perusahaan

Medan

4.882 Peserta SNBT 2024 Lulus di Unimed, Jalur Mandiri Dibuka Hingga 17 Juli

Nasional

USU, Kampus Riset Terbaik Empat di Indonesia Versi Scimago 2024

Energi

Sebagai Motor Utama Penggerak Perekonomian Sumut, Penataan Sawit Diharapkan Semakin Baik

Sumatra Utara

PKKMB UNPRI, Mahasiswa Baru Diminta Beradaptasi dengan Perubahan

Nasional

Rakornas Penyelenggaraan Pemda, Pj Gubsu Akan Siapkan Generasi Muda Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045